Penggunaan Media Audio-Visual dan Aktivitas Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Vocabulary Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X (Quasy Experiment: SMAN 8 Garut)

Fajar Muttaqien

Sari


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: aktivitas belajar vocabulary siswa yang tidak menggunakan dan yang menggunakan media audio-visual; perbedaan aktivitas belajar vocabulary antara siswa yang tidak menggunakan dengan yang menggunakan media audio-visual; peningkatan hasil belajar vocabulary siswa yang tidak menggunakan dan yang menggunakan media audio-visual; perbedaan peningkatan hasil belajar vocabulary antara siswa yang tidak menggunakan dengan yang menggunakan media audio-visual; dan hubungan aktivitas belajar vocabulary siswa dengan hasil belajar vocabulary pada pembelajaran Bahasa Inggris di kelas X SMAN 8 Garut. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, kelompok siswa yang dalam pembelajaran vocabulary tidak menggunakan media audio visual secara keseluruhan aspek aktivitas belajar vocabulary yang diamati termasuk kategori kurang sering yang mendominasi selama proses pembelajaran, sedangkan aktivitas belajar vocabulary siswa yang menggunakan media audio visual secara keseluruhan aspek aktivitas belajar vocabulary yang diamati termasuk kategori cukup sering yang mendominasi selama proses pembelajaran, oleh karena itu media audio-visual dapat meningkatkan aktivitas belajar vocabulary siswa kelas X pada pembelajaran Bahasa Inggris di SMAN 8 Garut; terdapat perbedaan aktivitas belajar vocabulary antara siswa yang dalam pembelajarannya memanfaatkan media audio visual dengan siswa yang dalam pembelajarannya tidak memanfaatkan media audio visual; peningkatan hasil belajar vocabulary pada siswa yang tidak memanfaatkan media audio visual yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan peningkatan hasil belajar vocabulary pada siswa yang memanfaatkan media audio visual termasuk dalam kategori sedang, selanjutnya peningkatan hasil belajar vocabulary siswa pada pembelajaran yang menggunakan media audio visual lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media audio visual, dengan kata lain media audio-visual dapat meningkatkan hasil belajar vocabulary; terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar vocabulary antara siswa yang dalam pembelajarannya memanfaatkan media audio visual dengan siswa yang dalam pembelajarannya tidak memanfaatkan media audio visual; peningkatan hasil belajar vocabulary siswa yang dalam pembelajarannya memanfaatkan media audio visual lebih baik dari siswa yang dalam pembelajaran tidak menggunakan media audio visual pada pelajaran bahasa Inggris di kelas X SMAN 8 Garut; dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas belajar vocabulary dengan hasil belajar vocabulary pada pelajaran bahasa Inggris di kelas X SMAN 8 Garut dengan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,767 yang termasuk kategori sangat kuat.

 

Kata Kunci :

media audio visual, pelajaran Bahasa Indonesia, aktivitas belajar siswa, hasil belajar.


Referensi


Abraham Silberschatz. 2012. Operating System Concepts. John Wiley & Sons, Inc. Amerika.

Arifin, Zaenal. 2010. Evaluasi Pembelajaran Prinsip, Teknik, Prosedur. Remaja Rosdakarya: Bandung

Asyhar, Rayanda. 2011. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Gaung Persada (GP) Press Jakarta. Jakarta.

Arsyad, A. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Aqib, Zainal 2007. Penelitian Tindakan Kelas untuk guru. Yrama Widya. Bandung.

Arikunto Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmawan, D. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djaafar. 2001. Kontribusi strategi pembelajaran terhadap hasil belajar. Jakarta: Depdiknas.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta: Jakarta.

Djahiri 2002. Strategi Pengajaran Afektif Nilai-Moral VCT dan Games dalam VCT.Penerbit Granesia: Bandung.

Gagne, R., Briggs, L., & Wager, W. 1992. Principles of instructional design

(4th ed.). Fort Worth: Harcourt Brace Jovanovich College.

Hamalik, O. 2006. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.

Haryati, Mimin. 2007. Model Dan Teknik Penilaian Pada Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press.

Henry Guntur Tarigan. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Angkasa, Bandung.

Miarso. 2009. Menyamai Hasil Telnologi Pendidikan. Jakarta: PT. Prenada Media Group.

Mulyasa. E. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 1996. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bina Aksara.

Nation P 1994, New Ways in Teaching Vocabulary,Pantagraph Printing, Blomingtoon, Illinois, USA.

Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Riyana, C (2000) Media Pembelajaran : Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. Bandung : Wacana Prima.

Riyana. C. 2009. Media Pembelajaran. Wahana Prima. Bandung.

Sagala, Saiful. 2005. Konsep dan Makna Pembelajaran. Alfabeta . Bandung.

Sanjaya, W. 2013. Penelitian Pendidikan Jenis, Metode dan Prosedur. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Sardiman, AM. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta : Rajawali Press.

Sari, Mf, dkk. 2015. Hubungan Penggunaan Media Gambar Dan Aktivitas Belajar Dengan Prestasi Belajar IPS Siswa. Jurnal. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta : Rineka Cipta.

Sriyono.2000. Aktivitas Belajar dan hasil belajar.Rineka Cipta. Jakarta.

Sobarna, E. 2014. Pengembangan Multimedia Interaktif Model Tutorial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pokok Bahasan Sistem Pernapasan Manusia Kelas Lima (Penelitian Ekperimen di MIN Cibatu di Kabupaten Garut). Tesis. Garut. Program Pascasarjana STKIP Garut. tidak diterbitkan.

Sudikan. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan. Surabaya: Citra Wacana.

Sudjana. 2009. Evaluasi Hasil Belajar. Bandung; Sinar Baru.

Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung; Tarsito.

Sugiyono. 2013. Cara Menyusun Skripsi, Tesis dan Disertasi. Bandung: Alfabeta.

Sundayana, R. 2014. Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung. Alfabeta.

Suparman A. 2001. Desain Instruction. Pusat antar Universitas untuk Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional. Jakarta: Direktorat Jendral pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Tinggi.

Surya.M. 1979. Pengaruh faktor-faktor Non-intelektual terhadap Gejala Berprestasi Kurang. Disertasi pada FPS IKIP Bandung:Tidak diterbitkan.

Susilana, R. Cepi Riyana. 2009. Media Pembelajaran Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. Bandung:Wacana Prima.

Uno, Hamzah B. 2007. Teori Motivasi & Pengukurannya.Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyudin. 2013. Statistika Terapan. Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia.

Warsita, B. 2007. Teknologi Pembelajaran (Landasan dan Aplikasinya). Jakarta: Rineka Cipta.

Winkel. 1996. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : Fokus Media.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.